Pengalaman di PUSLING Sekolah

     Assalamu'alaikum, halo semua. Jadi aku mau menceritakan saat ada pusling di sekolah, pusling itu singkatan dari perpustakaan keliling. Awalnya ada pesan WhatsApp dari salah satu guruku. 
Nah, jadi pusling nya itu datang saat hari Senin. Di hari Senin itu, aku kebagian masuk sesi pagi. Karena aku bingung, harus izin tidak ikut jam pelajaran atau apa. Jadi aku tanyakan ke Bu Citra. 
jawabannya seperti itu. 
     Di hari Senin, aku berangkat ke sekolah lebih dari jam setengah 7 pagi. Setelah sampai di sekolah, aku di cek suhu lalu masuk ke dalam kelas. Ketika masuk, aku melihat meja-meja tidak tersusun seperti biasanya, akupun kepikiran kalau itu bekas buat make up untuk lomba karena ada kaca, kapas, dsb di dalam kelas. Aku coba susun mejanya buat di depan saja lalu dilanjut oleh temanku. Aku juga meminta buat yang piket untuk menyapu agar bersih. Aku tidak berdiam diri saja, aku juga coba menyusun pot-pot tanaman ke tempat semula (awalnya semua pot ada dalam 1 tempat). Dan, mengisikan buku cek suhu. 
     Jam pelajaran pertama dimulai, ketika sedang menulis ada Bu Dati datang ke kelas untuk diminta berkumpul di depan perpustakaan sekolah. Kami pun membereskan buku & alat tulis dan membawa barang berharga/penting. Di perpustakaan aku melihat ada seorang temanku yang se ekskul dan se SD ketika masih berada di sekolah dasar, aku menyapa dan berbincang dengannya. 
     Setelah itu, kami diminta untuk turun kebawah/ke lapangan dimana letak pusling nya itu. Dan disuruh untuk mengambil 1 buah buku untuk dibaca dengan tertib. Awalnya aku mengambil buku yang berasal dari Cianjur karena menarik, selain itu aku melihat ada banyak buku yang menarik untuk dibaca. Tapi ketika aku melihat-lihat lagi, ada salah satu buku yang cover bukunya lucu bangett. Kaya gini. 
Gimana? Lucu gaa? Bukunya itu, ditulis oleh Syaikh Ahmad Saalim Baaduwailan dan diterbitkan Pustaka At-Tawwabin
     Di dalam bukunya ada sekitar 24 cerpen/kisah, aku baca yang ke 20 tentang "Meninggalnya Sang Pemilik Selendang" Semua ceritanya memang seru, sekaligus untuk mengajarkan bagi yang membaca buku tersebut. Bukunya mungkin dapat kalian baca di aplikasi Gurilem KBB/Perpusda KBB melalui App Store atau Play Store dengan cara seperti ini. 
di dalam aplikasi tersebut sudah ada sekitar 1000 judul buku, baik buku novel, Anak-anak, pokoknya banyak deh. Di dalam kegiatan pusling juga, terdapat bagian para anggota dari dinas/disarpur menjelaskan tentang literasi, cara menjadi anggota perpustakaan, dsb. Dan juga mengadakan tanya jawab, yang dapat menjawab mendapatkan hadiah buku. Setelah kegiatan tersebut, buku yang telah dibaca pun dikembalikan dan kembali ke kelas masing-masing. Ketika masuk ke dalam kelas sudah waktunya jam pulang/selesai belajar, akupun kembali pulang ke rumahku. Awalnya aku bertemu dulu dengan Bu Citra dan menanyakan apakah aku harus ikut belajar dengan sesi 1 atau tidak usah, katanya tidak perlu. 
     Dari kegiatan tersebut, aku jadi bertemu kembali dengan teman-teman yang sudah lama tidak bertemu, dan mendapat ilmu baru. 
     Sekian dari saya, terima kasih. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjuangan Sang Gadis 2

Perjuangan Sang Gadis 3